Cepat sembuh sayang….

Rutinitas kami (baca: saya dan Kirana) tiap malam adalah: sehabis makan malam, Kirana mandi, ganti baju, nonton hi5, terus ngobrol deh cerita-cerita tentang apa yang udah dilakuin sepanjang hari ini.
Oiya, fyi Kirana saat ini umurnya 2 tahun 1 bulan… Dan dia sudah bisa berceloteh macem2 diumurnya yang baru segitu, jadi saya selalu ngajak dia ngobrol2 sekalian menstimulasi dia untuk semakin lancar bicaranya.

Rutinitas tadi malam berjalan seperti biasanya.. tapi ada yang beda sedikit, kali ini Kirana mandi ditemenin mama wati (panggilan sayang untuk neneknya Kirana yg which is Emak saya). Habis mandi dan ganti baju, saya dan mama wati ajak Kirana untuk nyanyi. Kirana itu sukaaaaa banget nyanyi. Mulai dari lagu anak2 Indonesia n barat, sampe lagu2 bertemakan nasionisme. Setiap lagu yang dikenalin ke dia, pasti cepet bgt dihapal. Setelah nyanyi bermacam-macam lagu, tibalah saatnya untuk bobo.
Kirana seperti biasa bobo di crib nya sendiri. Tapi jam 10 ternyata dia bangun dengan posisi nungging. Lalu saya tanya, “Kirana sakit perut ya?”. Jawabannya, “iya”. Dan mulai tercium aroma semerbak dari celananya. “Kirana ee ya?“. “Iyaaaa”. Sambil menangis.
Oiya, Kirana saat ini sudah saya latih toilet training, and so far dia kalau bab sudah bisa bilang, Jadi bisa selalu di wc. Namun kali ini mungkin karena mules jadinya tak tertahankan jadi keluarlah di diapernya.
Ternyata bab nya lembek alias diare. Dan badannya demam. Setelah saya ukur, suhunya 38,5. Hiksss…
Kirana jarang sekali demam. Makanya kalau sakit pake demam gini, bikin hati uring2an banget. Segala teori-teori dan treatment yang dianjurkan tentang demam sih udah ngerti bener pakem2nya. Tapi kalo lagi ngadepinnya ya kok tetep aja senewen.. pengennya cepat2 lenyap tu demam secara instan. *hehe mau enaknya aje ya ni Emak2 satu

Satu jam berlalu, demamnya belum turun juga. Skin to skin sedang dijalankan, sembari ngukur lagi suhu badannya. OMG.. bukannya turun malah naik. 39.2! Semakin hiks…
Terpaksalah obat penurun demam dikeluarkan. Pada dasarnya, saya penganut RUM (rational usage of medicine) untuk treatment bila Kirana sakit. Tapi karena saat itu kondisinya semakin menurun, jadilah si paracetamol membantu.
Ternyata sampai pagi demamnya baru turun sedikit aja. 38.5. Tetep masih demam berarti. Dan paginya Kirana bilang sakit perut lagi. Bab lah lagi… Dan still… Lembek.
Ya Tuhan… Sembuhin anakku yahh.. sedih banget liat dia merengek bilang sakit perut dengan badan masih demam. Sampai saat ini saya dan suami belum memutuskan untuk bawa Kirana ke rumah sakit atau ngga. Masih mau lihat perkembangan kondisinya. Masih berharap semoga demamnya turun pelan2. Dan diarenya berhenti dengan obat alami yaitu diet BRAT (banana, rice, apple n toast).

So let’s hope!

Get well soon my dear…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s